Nikon D5300, Masih layak untuk dibeli?

halo semua, kali ini saya akan review kamera nikon D5300, ehh. ini kan kamera tahun 2013, masih worth it?
saya beli ditegal dengan harga 7 juta termaksud perlengkapannya seperti memory,potector,tripod dan tasnya
D5300 + AF-P 18-55mm VR

kesan pertama saya yaitu adalah.........Ukuran dasar. memang sih nikon di seri kedepannya lebih mengutamakan ukuran kompak dan ringan. tapi apakah ada fitur baru disini? aku kita bahas 1-1

sebelum masuk ke pengalaman saya bahas speknya sampe abis


FEATURE

24,2 MP DX No OLPF with EXPEED 4

Nikon Multi-CAM 4800DX Sensor 

3 - 5 FPS Burst Shot (4FPS RAW 14bit) (5FPS JPEG/RAW 12bit)

Support SDXC UHS I Hingga 128GB

Recoding Video
support NTSC/PAL (Manual Mode Video)

1. 1080p 60/50p      (H = 10.00 min N = 20.00 min) 3 menit di miniatue mode
2. 1080p 30p           (H = 20.00 min N = 29.59 min)
3. 1080p 24p           (H = 20.00 min N = 29.59 min)
4. 720p 60/50p        (H = 20.00 min N = 29.59 min)
5. 424p 30/25p        (H = 29.59 min N = 29.59 min)

diklaim full time Autofocus
(tapi saya tidak begitu pecaya)

H.264/MPEG-4 tersimpan dengan format .MOV

Built In Stereo Mic and External Micophone Jack 3,5mm

Release Mode
1. Single
2. Continous (L & H )
3. Quiet
4. Self Timer
5. IR Delayed/instant  (ML-3) (Opsional) (bisa dipilih untuk jepret atau merekam video) (HP Saya sudah ada IR jadi saya tak perlu beli ini :D )

Ukuran Sensor 
23,5mm X 15,6mm APS-C DX CMOS

AutoFocus Nikon D5300 tidak memiliki motor focus, jadi hanya bekerja di AF-I dan AF-S (Dan AF-P), jadi pastikan lensa yang agan beli punya CPU Autofocus biar tidak ada kendala. 


39 Point yang bisa diatur ke 11AF point  dan 9 Cross Type
tersedia single point AF,9AF,21,39,3D,Auto Area AF

Focus Mode
AUTO = AF-A dan MF (single point,AF Area Mode)

M,P,A,S = AF-A, AF-S,AF-C,MF

Effect = Tergantung pilihanmu

Macro,Sport,Child,Portrait,landscape,Scene = AF-A,MF (single point AF,9,21,39,3D,Auto Area AF)

live view 1 Contrast Detect (Face Priority,Wide area,Normal Area,Subject Tracking) AF-S,AF-F,MF
 
Metering

2016-Pixel Metering

3D Color Matrix, center-weighted & spot.

FLASH 

i-TTL Metering

Flash Sync 1/200

untuk beli Speedlite usahakan metering I-TTL (sekitar 1,5 juta - 2 juta untuk 3rd party)

Built-in TTL flash.

sekitar 12Meter

tersedia manual control disini 
Gak bisa diubeg banyak disini jadi Built in flash featurenya sangat terbatas.
tidak bisa jalan di komando Bounce i-TTL

Shutter

1/4000 ke 30 detik di 1/3,1/2 f-stop, bulb mode

Acc Remote


ML-L3 (sudah ada HP yang ada IRnya buat saya)


Wireless remote controller WR-R10.


Remote cord MC-DC2.

LAYAR

3,2 inch Fully articulated 170° dan 25°


Brightness -5 sampai + 5


720 x 480 pixels (1,037,000 R, G or B dots)

TFT WIDE LCD 



KONEKTOR

Type C mini-HDMI.

NTSC/PAL analog A/V via connecter.

remote connector.

3.5mm stereo mic input.

BATERAI 

En-el14 1030mah /en-el14A 1230mah
EH-5b AC Adapter, butuh EP-5A Power Connector
MH-24 Fast Charging


KONEKTIFITAS
 

WIFI=YES (802.11b/g 2,4Ghz, 54mbps)
GPS=YES (Built In, Optional GP-1/GP-1A)

Bluetooth &NFC = NO

A.
PEFORMA

1. AUTOFOCUS

terbilang cepat dan hampir selalu tepat sasaran, saya jarang mengalami miss subject.
AF-A tergolong pintar untuk menghandle situasi
Low light Peformance, AF assist beam terkadang sulit mencari fokus walaupun Object sudah terlihat, jadi pastikan kamu foto ditempat cukup cahaya.

2. Ergonimic dan Handling
Terbilang enteng dan sangat nyaman digenggam. tombol-tombol juga mudah dijangkau, gak terlalu besar dan gak terlalu kecil,tombol menunya yang letaknya dikiri yang bersebelahan dengan Viewfinder dan IR.

jadi Tangan kiri untuk tombol menu,shutter release,FN,Flash,dan pengunci. sisanya ada ditangan kanan.

3, VIEWFINDER
95% pentamiror

bukan yang terluas jangkauannya, tapi setidaknya sudah cukup
tersedia juga pengaturan dioptri disebelah kanan.yang cocok bagi yang matanya rabun dekat/jauh. 

bagian ini saya tidak otak-atik karena mata saya masih normal.

pencet info menu/shutter akan membuat layar mati/standby. sehingga tidak menimbulkan radiasi ke wajah secara langsung

4. UI/MENU 

"KHAS NIKON Entry level"
tidak begitu ada perubahan banyak disini
jadi tak perlu bahas banyak anda sudah bisa nebak kok :D
ribetnya kamu harus pencet sana sini layaknya touring 

5. Shutter
tombol shutter presisi dan sangat kenyotable, halus&sunyi

Q mode cara kerjanya adalah melipat kaca sampe kamu melepas tombol shuttenya (ya bukan yang tersunyi, tapi masih cocok buat di area yang sangat sensitif.

kalo pengen ngatur self timer, kamu bisa atur lewat costum setting 
2, 5, 10 atau 20kamu bisa setel foto beruntun hingga 9 Foto

6. EXPOSURE
tinggal perhatikan diagramnya baik di layar maupun viewfinder, kalo sudah seimbang sudah siap ambil foto. 

untuk liveview cukup ribet, pencet info button sampe ketemu exposure diagramnya, atau lebih gampangnya aktifkan manual mode agar terdeteksi realtime exposure (berlaku di M mode) (shutter speed akan di lock sesuai frame rate Video yang kamu pilih) (Apeture tidak bisa diubah disini)

ada 3 pilihan braketing (ADL,AE,WB) saya lebih pake ke ADL karena lebih handle di area gelap terang 1 frame.


7. In Camera Feature

a. RAW Processing & Image Overlay 
b. Multi Exposure (2-3 foto)
c. HDR (Auto,Extra high,high,normal,low,off)
d. CA & Auto Distortion Control (jika lensa support)
e. ADL/AE Braketing 
f.  Cleaning (Clean CMOS, Look mirror for Cleaning)
g. flicker Reduction
h. Exposure Control
i. Interval timer shooting
j. Retouch
dan masih banyak lagi 

8. AWB
selalu tepat sasaran dan tidak ada masalah buat saya.
biasanya, saya pakai Direct Sunlight untuk foto outdoor dan cloudy untuk membuat efek berasa diambil di sore hari.
selain itu saya jarang pakai.

9.Ketajaman
24,2MP sudah masuk kategori BAGUS ✌, berasa diambil kamera DSLR kelas pro.
tidak ada kendala kecuali situ masih rendah ilmunya
peforma ketajaman tergantung lensa masing-masing, jadi ubeg-ubeg picture control untuk mendapatkan hasil terbaik.

10. ISO
masih acceptable untuk ISO 6400, untuk 12800 dan HI1 saya sarankan pakai jika benar benar butuh, untuk raw saya stanby di 400-800 1/30 di malam karena bisa saya edit nanti.

11.HDR
di Auto,LOW,MED sudah oke
tapi untuk setingan high&extra high terkadang menimbulkan efek halo di fotonya 
dan HDRnya menggunakan double exposure, sehingga sulit untuk mendapatkan foto yang pas. (hasilnya saya akan tunjukan jika ada moment yang pas)

12.Built In Flash
saya pakai slow sync supaya mendapatkan exposure yang setara, Flash hanya saya pakai di P/A supaya bisa pakai fitur itu
terkadang flash only penyebaranya tidak merata meski flash strenghnya sudah kuat
Manual Flash adalah point kelemahan terbesar disini, jadi jangan expetasi banyak jika pake speedlite.

13.LCD
SUPER!! 3,2inch, articulating 170 deratat, pixel padat,dan terang 
minusnya itu cuman REFLEKTIF BANGET & GAK TOUCHSCREEN (hari gini gak touchscreen)

14.BATERAI
saya dapat yang En-EL14A
*hasil bisa berbeda beda tiap pengguna*
JPEG
800 Foto
RAW
450 Foto
JPEG (LV)
550 Foto
RAW (LV)     
??? Foto****
Long Exposure (JPEG)
90 Foto**
LONG EXPOSURE (RAW)
50-70 Foto**
Live View Wifi
???***
GPS Aktif
-25 – -70 Foto*
*                              Untuk GPS hasilnya bisa bervariasi
**                           Long Exposure tergantung berapa detik (saya test 15Detik)
***                         Live View Wifi mengalami kendala lag parah di Ipod 5G
****                       saya jarang memakai Live View berformat RAW karena Processingnya lebih lama








15. HDR 
Extra High 
High 
Medium
Low
OFF
AUTO

*sesuai perkataan saya, ada halo efek di setingan extra High dan High

17ISO Peformance, meskipun aku naikkan ke ISO 6400 masih sangat usable untuk dilihat

18. CONTRA AND PRO
ISO 1600


ISO 3200

ISO 6400

ISO 12800 sudah mulai ada Purple Chroma Noise 

Pro 
+ Cocok Untuk FTU user
+ Jpeg Buffer yang dalam (tanpa distorsi kontrol)
+ Good In Low Light (ISO 6400 Jpeg masih nyaman dipandang)
+ Battery life yang lebih lama dari pendahulunya
+ 39AF yang oke dan akurat untuk subject Tracking
+ 1080p 60p/50p
+ peningkatan kualitas gambar dan ISO dari sang pendahulu
+ WIFI yang cepat
+ Built In GPS

Cons
Buffer
-Buffer RAW 14bitnya pendek
-Buffer Jpeg,Raw,Jpeg+RAW pendek ketika Distorsion control Aktif

Live viewnya Bikin greget
-Magnified 3x dah lag parah
-Miniature mode live view juga lag parah
-Lv AFnya lemot dan gak presisi , diperparah dengan gak ada focus peaking

Feature
-HDRnya sangat ribet, ambil multi exposure yang susah saat stiching, HDR High dan Extra High bikin efek halo (Normal juga iya)
-GPS agak susah nyari sinyal
-Nikon WMU Live Vie IS GARBAGE

spec
-walau ada Wifi, Gak ada wireless flash control, jadinya kita harus beli remote biar external flash bisa sinkron off shoes
-kecerahan layar dari 3 - 5 berasa sama saja di bawah sinar matahari (bisa beli Matte Screen Protector) -ISO peformance tidak sebagus Adeknya (D3300)
-ViewFinder Rawan kotor
-gak bawa perbedaan banyak dari D3300 (in terms of image quality)

cek disini atau follow Instagram saya untuk melihat hasil foto secara realnya
Feel Free Untuk bertanya-tanya.
.
Terima kasih.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Baterai Li-Ion dan Li-po

Acer V5 552G Penerus Acer E1 451G

Dreadout